Aku maki….aku !
Saat ini aku tak tahu Harus menangis atau tertawa?
Menangisi hidupku?...,
Mentertawai ketololanku?
Dalam pandangku
Semua suliiiiit
Hambatan selalu menghantam
Kesempatan aku biarkan
Terlalu bodoh dan tololkah aku ?
Setiap jiwaku menggebu, semakin kumaki aku
Setiap harapan kutangisi, kutahu setiap ucapku tak
Kesal, menusuk kesetiap tulang
Membuatku tanpa daya
....................................................
Kembali bosan….
Bosan untuk bercerita
Bosan untuk tertawa
Karena ku yakin, betapa bodohnya diriku
Sempit mataku
Sempit liang telingaku
Lambat otakku
Terjejal kena’ifan dan ego
Membusuk bersatu dalam ruang kosong tengkorakku
………………………………………….
……………………………
Saat wajahnya dimataku………!
Jelegong
17 februari 2004
Cavoen Yosifus 99T420
No comments:
Post a Comment